Wednesday, April 18, 2007, posted by Dj_Rono
at 4/18/2007 12:49:00 AM
"Kupu-Kupu Tanpa Sayap" by dewa
Pertama ku lihat, begitu indah dirimu
Terbang, bebas, kemanapun kau mau
Awalnya kau tidak ingin mengikat dirimu dengan salah satu bunga
Namun akhirnya kau pun memilih bersatu dengan bunga itu hingga sekarang
Apakah kau tahu, kupu-kupu ?
Hanya bersamamu yang bisa membuatnya bahagia
Meski ada yang berniat memisahkan, namun...
Tidak menggoyahkan harapan dan asa yang sudah tercipta
Kini kejujuran yang terpancar dalam diri bunga itu
Tanpa sayap, semakin hari, semakin terlihat indah dirimu
Bersama bunga itu, disini, tak ada kata "terbang"
Even "Flying Without Wings"
puisi disadur dari DEWA
*************************************************************
"kamu jangan sok jadi pahlawan!" raja kupu-kupu menghardik bengis.tanpa bisa berbuat apa-apa pemuda kupu2 ini g bisa bergeming. ada semacam lem yang mengikat sayap indah nya. mulut nya yg gagah serasa disumpal dengan duri onak. susana riuh mulai terdengar dari sudut kerajaan, ibu2 mulai menggunjingkan perbuatan si pemuda."tuh liat si anok...brani2nya dia memadu kasih dengan purti raja". anok adalah nama pemuda itu. anok bin anuk.sebuah kesalahan telah dia buat. setidak nya bagi kaum nya.
pada pagi yang cerah itu....
anok seprti biasa sambil olahraga ringan dan mencari angin segar di luar. sembari mengepak2an sayap nya yg gagah mengelilingi taman bunga. butir embun masih belum hilang di dedauanan. taman itu begitu indah pagi itu. ada lasiri. sang putri raja. dikawal dengan beberapa dayang kerajaan. lasiri sesekali mengepakkan sayap nya yg indah dan gemulai. pijakan nya pada bunga yg mekar itu bergeser apabila angin pagi menerpa. wajah lariri berseri pada pagi itu.
tangkai bunga bergoyang kencang."mungkin hanya angin " batin lasiri. namun di balik dedauan bunga yang mekar itu ada raksasa. raksasa dengan capit yg keras dan ekor yg lancip mengkilat. perlahan. mengendap-endap bagai pasukan yang bergerilia. dari satu ruas ke ruas yang lain. balik daun ke daun yang lain. semakin dekat dan dekat. lasiri masih asik mengembangkan sayap nya pelan. raksasa tersenyum melihat lasiri." sarapan lezat nih". mata lasiri TERBELALAK.secepat kilat raksasa menyambar tubuh lasiri.dan...............
****************
lasiri bangun dengan perlahan. dirasakan nya sakit disisi kiri tubuh nya. " aduh...." lirih suara lasiri. sayap kirinya robek. perih." ada pemuda jahat yang mau mencelakai mu" lembut suara permaisuri menghampiri dipan putrinya. disodorkannya semangkok sari bunga yang harum ke putri nya itu. pahit. tenggorokan lasiri masih pahit.lasiri kembali memejam kan matanya. permaisuri mengecup lembut kening lasiri. kemudian berlalu...
sementara ditempat lain, anok termenung. g ada lagi pagi yang sejuk. g ada lagi taman yang indah. dan g ada lagi lasiri yang slalu dia lihat dari balik rimbunnya bunga. semut raksasa itu mengacaukan semua nya. anok murung. anok masih ingat detik2 kejadian itu. anok masih ingat geram nya semut sialan itu mengapai tubuh lasiri. anok juga ingat tubuh nya menyeruak dari balik bunga yang rimbut terbang lebih cepat dari kilat. anok mendorong tubuh lasiri. anok melihat betapa lahap nya semut itu makan serpihan sayap lasiri.anok sangat ingat betapa harum nya tubuh lasiri pingsan di pelukan nya.....( bersambung )