Saat-saat seperti ini sebener nya wa butuh teman curhat -lelaki juga manusia bro-, wa kangen rumah, dan wa butuh orang yang bisa denger dan ngerti betapa kangen nya wa sama rumah dan keluarga! wajarkan?!. Dan wa yakin, bukan wa aja yang punya perasaan kayak gini. Lo...Kamu Atau seiapapun juga butuh seseorang yang bisa denger cerita kita saat kita jauh dari orang yang kita sayang kan?
Dan.
Untuk bercerita -curhatlah biar lebih dramatis- kita butuh orang yang punya pengalaman atau bahkan juga lagi mengalami apa yang kita alami, jadi apa yang kita omongin bisa nyambung. Akan tetapi disinilah kita sering terbawa emosi, kita sering dikecoh perasaan kita saat itu, ngerasa senasib trus kita atau dia ngasih perhatian lebih ke kita/ke dia, trus kita atau dia nyaman dengan itu trus ada perasaan butuh. Ok-lah klo perempuan vs perempuan atau laki2 vs laki2 (asumsi orang kebanyakan, nggak ada penyimpangan), nah klo lawan jenis gimana coba?! kita yang lagi kangen ama cewek/ istri/ keluarga curhat sama cewek yang lagi kangen sama cowoknya/ suaminya/ keluarganya saling ngasih perhatian, saling butuh dan saling #~%&*^#2@$^ yah bisa jadikan?!
Klo udah kayak gini. i feel bad.
Nah klo ini sempat terjadi -dan besar kemungkinan terjadi- yang jadi korbantuh adalah pelakunya, bukan pacar/istri/suami yang dihianati tetapi kitalah korban sesungguhnya. Wa bukannya sokteu atau soktua, tapi dari pengamatan dan pen-chetting-an yang wa lakukan dapat diambil kesimpulan sementara: "terdapat pengaruh signifikan perasaan kangen rumah terhadap emosi untuk diperhatikan dan disayangi orang yang senasib".
what should do then?
Menurut analisa yang mendalam dan seksama, klo kita lagi kangen rumah sedapat mungkin:
1. Hindari untuk curhat sama lawan jenis (kecuali untuk yang suka sesama jenis).
2. Gunakan media lain untuk curhat, ex : blog, diary, papan tulis kampus, atau dinding rektorat.
3. Cetak photo orang yang kita sayang se-gede mungkin, klo perlu bikin seprai dengan photo itu.
4. Klo udah terlanjur, usahakan jujur ke dia dan perbaharui niat "hanya temen curhat" klo nggak berhasil menjauhlah sejauh2 nya dari dia, nggak juga apabolehbuat pasang racun tikus di piring dia saat diner bareng.
5. Dan klo kita yang kepentol ama dia. i hope you can manage your heart. Bersihkan hati kembali. atau lompat aja dari lantai lima, pasti beres.
NB: untuk para perempuan : "menawarkan persahabatan sama laki2 sama ajah nunjukin letak resleting ke dia".
i love my family sooo much. i hope you too.
Labels: home sweet home




